Kamis, 25 Oktober 2012

Pengertian dan Ciri-ciri Struktur Sosial

1. Pengertian Struktur Sosial
Struktur sosial termasuk bagian penting dalam kajian sosiologi dan antropologi karena mempelajari banyak hal yang menyangkut hubungan manusia dalam masyarakat. Struktur sosial meliputi unsur-unsur seperti pranata, kedudukan sosial, dan peranan sosial. Struktur sosial mencakup berbagai hubungan sosial antara individu-individu secara teratur pada waktu tertentu yang merupakan keadaan statis dari suatu sistem sosial.
Jadi, struktur sosial tidak hanya mengandung unsur kebudayaan belaka, melainkan sekaligus mencakup seluruh prinsip hubungan sosial yang bersifat tetap dan stabil. Perangkat struktur sosial yang paling utama adalah status sosial.
Pengertian Struktur Sosial menurut beberapa tokoh

1. Soerjono Soekanto
Struktur sosial menurut Soerjono Soekanto berarti organisasi yang berkaitan dengan pilihan dan keputusan dalam hubungan-hubungan sosial. Struktur sosial mengacu pada hubungan yang lebih mendasar. Selain itu, hubungan tersebut memberikan bentuk dasar pada pola kehidupan masyarakat yang memberikan batas-batas pada tindakan-tindakan yang sifatnya kelompok atau dalam organisasi.

2. Raymond Flirth
Struktur sosial menurut Flirth, merupakan suatu pergaulan hidup manusia yang meliputi berbagai tipe kelompok yang terjadi dari banyak orang dan lembagalembaga di mana orang-orang tersebut ambil bagian.

3. E.R Lanch
Menetapkan konsep tersebut pada cita-cita tentang distribusi kekuasaan diantara individu dan kelompok sosial

Dari definisi-definisi tersebut di atas disimpulkan bahwa struktur sosial merupakan tatanan sosial dalam kehidupan masyarakat, yang didalamnya terkandung hubungan timbal balik antara status dan peranan dengan batas-batas perangkat unsur-unsur sosial yang mengacu pada suatu keteraturan perilaku di dalam masyarakat.

2. Ciri-ciri Struktur Sosial
Struktur sosial yang ada dalam masyarakat memiliki beberapa ciri umum. Adapun ciri-ciri struktur sosial adalah sebagai berikut.
  1. Struktur sosial mencakup semua hubungan sosial antarindividu pada saat tertentu.
  2. Struktur sosial merupakan seluruh kebudayaan masyarakat yang dapat dilihat dari sudut pandang teoritis. Jadi, setiap pelaksanaan penelitian diarahkan pada pemikiran tentang derajat dari susunan sosialnya.
  3. Struktur sosial merupakan realitas sosial yang bersifat statis sehingga dapat dilihat kerangka tatanan yang berbentuk struktur.
  4. Struktur sosial mengacu pada hubungan-hubungan sosial pokok yang dapat memberikan bentuk dasar pada masyarakat dan memberikan batas-batas pada aksi-aksi yang kemungkinan besar dilakukan secara organisatoris.  
Selain ciri-ciri struktur sosial juga memiliki fungsi dalam kehidupan masyarakat. Berikut ini adalah beberapa fungsi struktur sosial.
  1. Struktur sosial berfungsi sebagai pengawasan sosial (social control).Artinya struktur sosial merupakan penekan terhadap adanya pelanggaran nilai dan norma masyarakat sehingga disiplin kelompok dapat dipertahankan.
  2. Struktur sosial berfungsi sebagai dasar dalam menanamkan disiplin sosial (discipline control). Setiap anggota kelompok akan memiliki pengetahuan dan kesadaran terutama dalam hal sikap, adat kebiasaan, dan kepercayaan. Dengan demikian, anggota kelompok dapat mengetahui bagaimana cara bersikap dan bertindak sesuai dengan ketentuan dan harapan masyarakat. Akibatnya, perbedaan paham dapat dikurangi. Menurut Soerjono Soekanto, ada beberapa unsur sosial yang pokok, seperti :
  1. Kelompok sosial,
  2. Kebudayaan,
  3. Lembaga sosial,
  4. Stratifikasi sosial,
  5. Kekuasaan dan wewenang.

Ciri-ciri yang lain yaitu:
a. Bersifat Abstrak
Yaitu, tidak dapat dilihat dan tidak dapat diraba. Struktur sisuak disini merupakan heirarki kedudukan dari tingkatan tertinggi sampai tingkatan yang terendah berfungsi sebagai saluran kekuasaan dan pengaturan pemenuhan kebutuhan masyarakat secara menyeluruh.
b. Terdapat Dimensi Vertikal dan Horizontal
Struktur sosial pada dimensi vertikal adalah herarki status-status sosial dengan segala perananya sehingga menjadi satu sistem yang tidak dapat dipisahkan dari struktur status yang tertinggi hingga struktur status yang terendah
Sedangkan pada struktur sosial dimensi horizonta, seluruh masyarakat berdasarkan karakteristiknya terbagi-bagi dalam kelompok sosial yang memiliki karakterisitik yang sama. misal, suku bangsa, ras, agana, serta gender.
c. Sebagai Landasam Sebuah Proses Sosial Suatu Masyarakat
Artinya, proses sosial yang terjadi dalam suatu struktur sosiak termasuk cepat lambatnya proses itu sendiri sangat dipengaruhi oleh bagaimana bentuk struktur sosialnya. 
d. Merupakan Bagian dari Sistem Pengaturan Tata Kelakuan dan Pola Hubungan Masyarakat
Artinya, struktur sosial yang dimiliki suatu masyarakat berfungsi untuk mengatur berbagai bentuk hubungan antarindividu di dalam masyarakat tersebut. 
e. Struktur Sosial Selalu Berkembang dan Dapat berubah
Struktur sosial merupakan perubahan dan perkembangan masyarakat yang mengandung dua pengertian, yaitu dalam struktur sosisal terdapat peranan yang bersifat empiris dalam proses perubahan dan perkembangan. 

Sumber :
Tim Sosiologi, Sosiologi 2( Suatu Kajian Kehidupan Masyarakat). 2007. Jakarta : Yudhistira
Budiyono Sosiologi 2 : Untuk SMA/MA Kelas XI / Penyusun Budiyono — Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2009.

1 komentar: