Kamis, 01 Desember 2011

Perubahan Sosial

Definisi Perubahasan Sosial:

1. Menurut john Lewis Gillin dan John Philips Gillin, mengatakan bahwa perubahan sosial adalah suatu variasi dari cara-cara hidup yang diterima yang disebabkan oleh perubahan-perubahan kondisi geografis, kebudayaan material, komposisi penduduk, ideologi, serta karena adanya difusi dan penemuan baru dalam masyarakat.
2. Menurut Samuel koenig, mengatakan bahwa pperubahan sosial menunjukkan pada modifikasi yang terjadi dalam pola kehidupan manusia. Modifikasi-modifikasi tersebut terjadi karena sebab-sebab intern dan extern.
3. Menurut Selo Soemarjan, mengatakan bahwa sosial adalah segala perubahan pada lembaga-lembaga kemasyarakatan didalam suatau masyarakat yang mempengaruhi sistem sosialnya, termasuk didalamnya nilai-nilai, sikap, dan pola-pola perilaku diantara kelompok-kelompok dalam masyarakat.

Dari pendapat beberapa ahli tersebut, dapat kita simpulkan bahwa perubahan sosial adalah perubahan yang terjadi pada unsur unsur sosial kehidupan masyarakat, misalnya perubahan pada proses interaksi sosial, struktur sosial, lapisan sosial, nilai, norma atau kontrol sosial dan lembaga-lembaga kemasyarakatan.

Teori-teori Perubahan Sosial
Para ahli filsafar, sejarah, ekonomi, dan sosiologi telah mencoba untuk merumuskan prinsip-prinsip atau hukum-hukum perubahan-perubahan sosial. Banyak yang berpendapat bahwa kecenderungan terjadinya perubahan-perubahan sosial merupakan gejala wajar yang timbul dari pergaulan idup manusia.
Ahli lain berpendapat bahwa perubahan sosial terjadi karena adanya perubahan dalam unsur-unsur yang mempertahankan keseimbangan masyarakat, seperti misalnyaperubahan dalam unsur-unsur geografis, biologis, ekonomis, atau kebudayaan. kemudian, ada pula yang berpendapat bawa perubahan-perubahan sosial bersifat periodik dan non periodik. pendapat-pendapat tersebut umumnya menyatkan bahwa perubahan merupakan lingkaran kejadian-kejadian.
Pitirim A.Sorokin bependapat bahwa segenap usaha untuk mengemukakan adanya suatu kecenderungan yang tertentu dan tetap dalam perubahan-perubahan sosial tidak akan berhasial baik. Dia meragukan kebenaran akan adanya lingkaran-lingkaran perubahan sosial tersebut. akan tetapi, perubahan-perubahan tertap ada dan yang paling penting adalah lingkaran terjadinya gejala-gejala sosial harus dipelajari karena dengan jalan tersebut barulah akan dapat diperoleh suatu generalisasi.
Beberapa sosiolog berpendapat bahwa ada kondisi-kondisi sosial primer yang menyebakan terjadinya perubahan. Misalnya kondisi-kondisi ekonomis, teknologis, geografis, atau biologis menyebabkan terjadinya perubahan-perubahan ppada aspek-aspek kehidupan sosial lainnya (William F. Ogburn menekankan pada kondisi teknologis). Sebaliknya ada pula yang mengatakan bahwa semua kondisi tersebut sama pentingya, satu atau semua akan menelorkan perubahan-perubahan sosial.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar